JAKARTA, gaspoll.co – Teknologi pengatur ketinggian motor atau Ride Height Device yang selama beberapa musim menjadi andalan tim MotoGP akan segera menghilang dari lintasan. Federasi Balap Motor Internasional (FIM) bersama Grand Prix Commission (GPC) telah menetapkan larangan penggunaan seluruh perangkat tersebut mulai musim 2027.
Keputusan ini menjadi bagian dari perubahan regulasi teknis MotoGP yang diarahkan untuk meningkatkan keselamatan, mengendalikan perkembangan teknologi, serta mengurangi ketergantungan performa motor terhadap perangkat mekanis tambahan.
Ride Height Device merupakan sistem mekanis dan hidraulis yang memungkinkan pembalap menurunkan posisi motor melalui pengaturan suspensi. Dengan mengubah geometri motor dan menurunkan pusat gravitasi, sistem tersebut membantu mengurangi kecenderungan roda depan terangkat atau wheelie ketika pembalap membuka gas secara agresif.
Teknologi ini memberikan keuntungan signifikan, terutama saat keluar dari tikungan lambat menuju lintasan lurus. Motor dapat menyalurkan tenaga dengan lebih efektif, sementara roda belakang memperoleh traksi yang dibutuhkan untuk menghasilkan akselerasi optimal.
Dalam perkembangannya, perangkat tersebut tidak hanya digunakan untuk membantu akselerasi. Sistem holeshot device juga dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas start dengan merendahkan posisi motor ketika lampu start padam.
Namun, penggunaan teknologi ini semakin menambah kompleksitas pengoperasian motor. Pembalap harus mengatur aktivasi perangkat pada momen yang tepat agar memperoleh keuntungan maksimal tanpa mengganggu stabilitas kendaraan.
FIM kemudian mengambil langkah untuk mengakhiri penggunaan teknologi tersebut secara bertahap. Bahkan, larangan perangkat Front Ride Height atau holeshot device yang semula direncanakan berlaku pada 2027 dipercepat dan mulai diterapkan pada Grand Prix Belanda 2026 di Sirkuit Assen.
Iklan
Keputusan tersebut diumumkan Grand Prix Commission pada 22 Juni 2026 setelah berkonsultasi dengan seluruh tim MotoGP. Para pembalap juga telah mendapatkan kesempatan menguji prosedur start tanpa perangkat tersebut melalui sesi latihan start tambahan.
Sementara itu, larangan menyeluruh terhadap seluruh perangkat Ride Height dan Holeshot akan berlaku mulai musim 2027. Artinya, sistem pengatur ketinggian motor yang selama ini dapat digunakan saat akselerasi maupun ketika start tidak lagi diperbolehkan.
Perubahan ini membuat Ducati, Aprilia, KTM, Honda, dan Yamaha harus menyesuaikan kembali pendekatan teknis dalam pengembangan motor generasi berikutnya.
Tanpa bantuan perangkat tersebut, pabrikan dituntut mengoptimalkan karakter mesin, distribusi bobot, geometri sasis, serta pengaturan suspensi untuk mempertahankan kemampuan akselerasi dan stabilitas motor.
Bagi pembalap, regulasi baru juga akan mengembalikan sebagian tantangan pengendalian motor kepada kemampuan alami mereka dalam mengelola bukaan gas, menjaga keseimbangan, dan menemukan titik traksi terbaik ketika keluar dari tikungan.
Penghapusan Ride Height Device menjadi salah satu perubahan penting dalam transformasi MotoGP 2027. Bersama penurunan kapasitas mesin menjadi 850 cc dan pembatasan aerodinamika, regulasi ini menandai berakhirnya satu era pengembangan teknologi motor balap kelas utama. (Jo)






