GASPOLL – Memilih helm sepeda motor tidak cukup hanya melihat warna, merek, atau harga di etalase. Salah satu informasi yang sering dibahas pengendara adalah standar persetujuan ECE 22.06 serta penilaian bintang SHARP. Keduanya berhubungan dengan keselamatan, tetapi mempunyai fungsi berbeda. Memahami perbedaan itu membantu calon pembeli membaca label dengan lebih tepat dan menghindari kesimpulan bahwa semua helm yang lolos standar pasti memiliki performa perlindungan identik.
ECE 22.06 merupakan regulasi persetujuan tipe helm yang diterapkan pada sejumlah pasar internasional. Sertifikasi tersebut menunjukkan suatu model memenuhi persyaratan pengujian yang berlaku dalam sistemnya. Namun, standar persetujuan bukanlah papan peringkat semua helm di pasaran. Penting pula memastikan informasi pada label benar-benar sesuai model yang dijual, bukan hanya tulisan promosi dari penjual.
SHARP atau Safety Helmet Assessment and Rating Programme adalah program informasi konsumen yang dikembangkan di Inggris. Program ini menguji helm dan memberikan penilaian bintang sebagai informasi tambahan mengenai performa perlindungan pada metode pengujiannya. Dalam publikasi Juni 2026, SHARP menjelaskan telah menguji lebih dari 50 helm yang memenuhi regulasi UNECE 22.06, sehingga hasil antarproduk dapat dibandingkan melalui basis data program tersebut.
Penilaian bintang SHARP tidak boleh dipahami sebagai pengganti kelayakan helm atau ukuran yang tepat. Helm dengan nilai baik tetap perlu sesuai bentuk kepala pengguna, terpasang stabil, dan memiliki tali pengikat yang berfungsi. Jika terlalu longgar, helm bisa bergerak tidak semestinya. Jika terlalu sempit, kenyamanan berkendara terganggu dan pengendara mungkin kesulitan mempertahankan pemakaian yang benar.
Calon pembeli sebaiknya mencoba ukuran helm secara langsung dan memeriksa tipe penguncian, kondisi visor, serta ketersediaan komponen pengganti. Untuk produk yang tersedia di Indonesia, kesesuaian dengan ketentuan standar nasional yang berlaku juga perlu diperhatikan. Penerapan ECE di Eropa dan sistem penilaian SHARP Inggris tidak otomatis menggantikan persyaratan hukum Indonesia.
Iklan
Informasi SHARP tersedia melalui daftar model helm di situs resmi program. Pengguna dapat mencari merek dan model secara spesifik, kemudian membaca hasilnya. Bila sebuah helm belum tercantum, hal itu tidak otomatis berarti produk tidak aman. Program pengujian hanya mencakup model yang sudah dipilih dan diuji, sehingga cakupan databasenya tidak sama dengan seluruh helm yang beredar.
Helm yang pernah mengalami benturan kuat perlu dinilai dengan hati-hati, bahkan jika kerusakannya tidak tampak jelas. Hindari membeli helm bekas dengan riwayat yang tidak diketahui, terutama ketika penjual tidak dapat menjelaskan apakah helm pernah mengalami kecelakaan. Jaga pula kebersihan bagian dalam dan ikuti petunjuk pabrikan mengenai penggantian komponen serta masa pemakaian.
Bagi pembaca Gaspoll.co, informasi utama adalah memadukan standar, hasil pengujian tambahan, kecocokan ukuran, dan kebiasaan pemakaian. Tidak ada satu label yang dapat menjamin seseorang bebas cedera pada semua jenis kecelakaan. Pilihan helm tetap perlu disertai perilaku berkendara aman, karena perlengkapan pelindung bertujuan mengurangi risiko dan tingkat keparahan cedera.
Rujukan verifikasi: sumber terkait. Foto unggulan merupakan ilustrasi atau arsip, bukan dokumentasi langsung peristiwa ini.






