Iklan
gaspoll.co
5 November 2026 · AyamBakar

Wuling Perkuat Industri Lokal, Lima Mobil Listrik Kini Diklaim Capai TKDN 60 Persen

Dokumentasi pabrik Wuling Cikarang dari Mei 2025, digunakan sebagai foto arsip untuk berita TKDN Wuling 2026

GASPOLL – Wuling Motors mengumumkan lima model kendaraan listriknya di Indonesia telah mencapai tingkat komponen dalam negeri atau TKDN sebesar 60 persen. Pengumuman resmi pada 4 November 2026 itu menjadi salah satu perkembangan industri kendaraan listrik nasional karena berkaitan langsung dengan proses manufaktur dan rantai pasok komponen lokal. Angka tersebut dinyatakan oleh Wuling sebagai capaian produksinya, bukan hasil audit yang dilakukan Gaspoll.

Kelima kendaraan yang disebut perusahaan ialah New BinguoEV, New Cloud EV, Darion EV, Eksion EV, serta Aira ev. Model-model tersebut mengisi kelompok pengguna berbeda, dari kendaraan kota hingga mobil keluarga dan SUV. Wuling menyatakan pencapaian TKDN didukung peningkatan aktivitas produksi dalam negeri, termasuk penambahan penggunaan komponen yang diperoleh dari pemasok Indonesia dan pengembangan proses perakitan baterai mobil listrik.

Fasilitas manufaktur Wuling di Cikarang, Jawa Barat, menjadi bagian dari strategi tersebut. Perusahaan menjelaskan adanya tahapan pengelasan bodi, pengecatan, perakitan kendaraan, hingga pemeriksaan kualitas yang berlangsung di pabrik. Aktivitas itu melibatkan pekerja lokal dan berkaitan dengan upaya membangun kemampuan produksi kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Namun, TKDN bukan berarti seluruh komponen mobil sudah dibuat di dalam negeri.

Perusahaan menegaskan perakitan baterai dilakukan secara lokal dengan memanfaatkan sejumlah komponen dalam negeri. Lingkup yang disebut meliputi pengemasan baterai atau packing, pelindung baterai atau housing, serta rangkaian kabel atau wiring and harness. Menurut Wuling, penguatan produksi dan perakitan inilah yang ikut meningkatkan angka TKDN dari tingkat sebelumnya, yakni 40 persen, menjadi 60 persen pada lima model terkait.

Iklan

Vice President Wuling Motors, Arif Pramadana, menyatakan bahwa capaian tersebut mendorong perusahaan melanjutkan pengembangan industri lokal. “Kami berharap upaya ini dapat memberikan nilai tambah bagi industri Tanah Air,” ujarnya dalam keterangan resmi. Pernyataan itu menjadi bagian dari penjelasan mengenai produksi dan perakitan baterai yang diharapkan meningkatkan kemampuan industri pendukung kendaraan listrik Indonesia.

Di sisi rantai pasok, Wuling menyebut keterlibatan puluhan perusahaan pemasok lokal. Beberapa nama yang disebut dalam rilisnya adalah PT Asahimas Flat Glass, PT Gajah Tunggal Tbk, dan PT GS Battery. Keterlibatan pemasok domestik menjadi unsur penting karena penguatan industri otomotif tidak hanya ditentukan oleh jumlah unit kendaraan yang dirakit, tetapi juga oleh kemampuan penyedia komponen memenuhi kebutuhan pabrikan.

Meski sama-sama masuk dalam pengumuman TKDN, lima model Wuling memiliki karakter penggunaan yang tidak identik. New BinguoEV menempati segmen hatchback, New Cloud EV ditempatkan sebagai medium hatchback, Darion EV membidik kebutuhan keluarga, Eksion EV bermain pada kelompok SUV, dan Aira ev merupakan city car listrik. Pengelompokan itu menunjukkan upaya perusahaan memperluas produk elektrifikasi untuk beberapa segmen pengguna.

Bagi masyarakat, kabar peningkatan kandungan lokal masih perlu diikuti dengan informasi yang dapat dibandingkan, seperti harga kendaraan, biaya perawatan, ketersediaan suku cadang, dan kualitas layanan purnajual. Sementara bagi industri, tantangan berikutnya adalah kesinambungan pasokan komponen dan kemampuan meningkatkan nilai tambah manufaktur. Wuling belum menyatakan dalam rilis ini bahwa peningkatan TKDN otomatis menurunkan harga semua model, sehingga kesimpulan semacam itu tidak dapat ditarik.

Produk Pilihan Gaspoll.co

Iklan